Jumat, 18 Juni 2010

Heart Attack !!!

Yeserday, my new partner lost his father

Dia partner kerja saya, rekan se tim yg kemarin pagi datang ke kantor seperti biasa
Bahkan dia meminta kerjaan yg sulit agar bisa belajar, dia ingin menghandle semua trouble yg terjadi di hari itu

Saya tidak berpikir apa-apa dan langsung saya kasih, dan seperti biasa kita bekerja sambil tertawa riang agar tidak stress terhadap tekanan dari bagian lain

dan dia pun tertawa dan bercanda

tiba-tiba dia berkata dg tersenyum "Che gwe pulang dulu ya, bapak gwe kayaknya meninggal"

dan saya yg sedang konsen kerja bingung dg kata-katanya "Lu barusan bilang apa ?!"

then dia mengulanginya "Barusan gwe disuruh ke rumah sakit, kayaknya bapak gwe meninggal"

"Hey kok ngomongnya gitu, pake kayaknya, serius lu" saya kaget dan setengah teriak, shock pasti dan dia terlihat tenaaaang sekali. Rekan yg lain pun langsung kaget, dan dia ditelp lagi barulah wajahnya berubah dan badannya mulai gemetar. Dia mulai bercerita klo semalam bapaknya masuk ICu karena serangan jantung

satu jam kemudian kami mendapat kabar bapaknya sudah meninggal. Kami se tim berharap dia sempat bertemu dg bapaknya.

Dia teman saya sangat tegar, mungkin dia merasa pulang kerja bisa masih bisa menemani bapaknya, jadi dia tetap bekerja seperti biasa. Tapi mungkin hari itu tidak berjalan seperti rencananya


Satu lagi cerita ttg Heart Attack, hal ini mengingatkan saya untuk selalu hidup sehat

In My Brain NOW

Yg lagi nongkrong di tangga teratas otak saya saat ini

1. Radial Basis Function
2. K Means Clustering
3. Satelit Communication Channel
4. Thesis kapan selesainya
5. Backlog
6. Daily Reporting
7. Another Daily Jobs
8. SUAMI


sedikit penyemangat hari ini adalah phone call dari temen
Friend : "Che lu angkatan 2007 toh....hahahahahhahahahahahahahah"
Me : "Yep, kok ktawa"
Friend : "Belum lulus loe ? Sori ye gwe angkatan 2008 lulus duluan"
Me : "Heheheheheh, monggo lah duluan"
Me : "Tapi segera bantu saya ya Mr. Smart in anything"
Friend : "Ok deh Che, ntar gwe liat-liat materi thesis lu"

setidaknya bertambah satu pembimbing thesisnya :D

Senin, 14 Juni 2010

After Marriage

Teman se cubicle pernah memberikan wejangan

"Ce, setelah nikah pasti lu bakal ngerasa IQ lu turun dan lu ngerasa jadi orang bloon"

Hmmm Mr, ga mungkin laa..masak married bikin orang bloon, yg ada bikin tambah pinter kaliii kan bahagia lahir batin [wink...wink...]

"Serius ce, gwe abis married kok berasa bloon banget, tapi after punya anak, kepinteran gwe balik lagi yaa mendingan lah"

Ohhh kan situ tuh heheheh semoga gwe kagak lah Mr

...


Hiks sepertinya pengalaman si Mr Kentang berlaku juga buat saya [ T_T ga relaaa]
Baca paper aja ga ngerti-ngerti perasaan pas kuliah which is sebelum menikah, 1 bab dibaca semalem buat presentasi besoknya ok-ok aja tuh
Untung back up suami berotak encer heheheh....[tapi berasa jadi istri bloon sedunia T_T ]


BERJUANG BERJUAAAANG...THESIS DISERAAAANG

Rabu, 19 Mei 2010

Separated

Me : Haloo mas ...
Mas : Hmmm.....
Me : Dimana ?
Mas : Hmmmm
Me : Udah tidur [nengok jam, baru setengah 9]
Mas : hmmm.....rrrghhhh......yaaa...
Me : Owwhh ... pulang jam berapa
Mas : Setengah jam yg lalu
Me : Udah makan
Mas : Udah
Me : Makan apa
Mas : Nasi goreng
Me : tumben
Mas : Iya...eerrghhh....
Me : Capek yaa ?
Mas : eerrrghhh
Me : Ya sudah tidur ajah. Daaaghh

Kok kayak pacaran ya ?
Sedih banget denger suamiku maem nasi goreng, yg harusnya makan masakanku.
Jam setengah sembilan udah tidur, karena kecapekan ngurus semuanya sendiri, yg harusnya kuurusin.
Tidur sendirian di katumiri yg lagi dingin, ga ada temen ngobrol atau bersihin kasur sebelum tidur

Hubby...sweet dream, you're the best

HUGS HUGSSSSS

Dream A Little Dream

When I saw you in my dream

I smile

then I know that

I Love You

Senin, 03 Mei 2010

Indescribeable LOVE

Untuk temanku yg sedang menyongsong kebahagiaan dalam kesedihan


Teman,
Seandainya aku bisa membantumu berbicara bahwa kebahagiaanmu itu adalah mereka
Seandainya aku bisa membantumu berbicara bahwa itu hanyalah nama
Seandainya aku bisa membantumu berbicara bahwa kamu butuh dukungan

Teman,
Hatimu merasa terlengkapi tapi tidak utuh, retak dan menyakitkan
Dia melengkapimu tapi mereka mencintaimu
Meski hari ini mereka menyakitimu

Teman,
Seandainya aku bisa memberimu pemikiran ini
Bahwa ini adalah ujian yang mungkin kamu anggap sebagai buah perbuatan
Bukan saatnya untuk membalas dendam

Teman,
Kepercayaan memang tidak bisa dipaksakan
Kasih sayang mereka juga tidak bisa dilepaskan
Aku yakin malam ini mereka ingin memelukmu meskipun mereka ingin meninggalkanmu

Teman,
Aku pun tidak tahu apakah aku sanggup berada di posisimu
Doaku untukmu semoga perbedaan ini akan berakhir kebahagiaan sejati
Kami ada disini untukmu



Jumat, 30 April 2010

Cerita diatas Kereta part I

Perjalanan pulang kali ini saya memilih naik KRL AC Ekonomi jurusan Bogor. Biasanya naik yang sampai Depok, tapi karena yang nyampe duluan di sta Tebet adalah yg ke Bogor jadilah saya naik KRL ini. Memang KRL ke arah Bogor lebih penuh dibanding yang hanya sampai Depok.

Saya mengambil posisi dekat dengan pintu supaya mudah keluar, tapi terdesak sedikit masuk. Apadaya memang seperti inilah nasih naik KRL dengan keinginan pulang cepat harus sedikit pengorbanan berdesak desakan. Penumpang pun semakin penuh sesak ketika kereta berhenti di sta Pasar Minggu.

Di kiri depan saya berdiri seorang mbak yg tingginya setelinga saya, di kiri belakang si mbak berdiri seorang pemuda yang kira-kira lebih tinggi dari saya sedikit. Keadaan yg berdesakan memaksa kami bertiga mencari pegangan seadanya. Tiang yg berada di samping kursi lah yg akhirnya menjadi andalan kami, si mbak bersandar ke tiang, saya memegang bagian tengah tiang, dan si mas (karena lebih tinggi dan menghindari kepala2 kami) memegang tiang bagian atas...walhasil tangannya pun tepat berada di atas kepala si mbak.

Si mbak terlihat sangat tidak nyaman dengan kondisi tersebut, mungkin untuk mengusir rasa tidak nyamannya mulailah jarinya beradu dengan tuts keyboard HP. Dan mengetik "Baru jalan dari pasar minggu nih, penuh banget, mana bau keti lagi". Tanpa sepengetahuan si embak dan mungkin karena beliau posisinya berada di depan saya jadi saya bisa membaca sms yg dia ketik tanpa harus menggeserkan kepala saya, dan saya berpikir emang KETI siapa yg bau ya ?? [karena saya sendiri tidak mencium bau keti]. Dan saya langsung tersenyum setelah melihat bahwa diatas kepala si mbak bertenggerlah ketiak si mas yg tangannya berpegangan pada tiang tempat si mba bersandar.
Saya semakin terkejut ternyata si mas tanpa menggeser kepalanya juga bisa MEMBACA sms si mba, dan dengan aksi yg sedikit malu malu dan sembunyi-sembunyi si mas mulai membaui keti nya.

Dan setiap si mba mulai memencet tuts HP nya si mas dengan sigap mengarahkan mata ke layar HP si mba....

Sampailah kereta di sta Pondok Cina, saya masih menahan ketawa pun segera melangkah ke arah pintu dan secara tidak sengaja saya mengarah ke KETI si mas....dan ternyata memang ada hutan belantara di sana....