Rabu, 19 Mei 2010

Dream A Little Dream

When I saw you in my dream

I smile

then I know that

I Love You

Senin, 03 Mei 2010

Indescribeable LOVE

Untuk temanku yg sedang menyongsong kebahagiaan dalam kesedihan


Teman,
Seandainya aku bisa membantumu berbicara bahwa kebahagiaanmu itu adalah mereka
Seandainya aku bisa membantumu berbicara bahwa itu hanyalah nama
Seandainya aku bisa membantumu berbicara bahwa kamu butuh dukungan

Teman,
Hatimu merasa terlengkapi tapi tidak utuh, retak dan menyakitkan
Dia melengkapimu tapi mereka mencintaimu
Meski hari ini mereka menyakitimu

Teman,
Seandainya aku bisa memberimu pemikiran ini
Bahwa ini adalah ujian yang mungkin kamu anggap sebagai buah perbuatan
Bukan saatnya untuk membalas dendam

Teman,
Kepercayaan memang tidak bisa dipaksakan
Kasih sayang mereka juga tidak bisa dilepaskan
Aku yakin malam ini mereka ingin memelukmu meskipun mereka ingin meninggalkanmu

Teman,
Aku pun tidak tahu apakah aku sanggup berada di posisimu
Doaku untukmu semoga perbedaan ini akan berakhir kebahagiaan sejati
Kami ada disini untukmu



Jumat, 30 April 2010

Cerita diatas Kereta part I

Perjalanan pulang kali ini saya memilih naik KRL AC Ekonomi jurusan Bogor. Biasanya naik yang sampai Depok, tapi karena yang nyampe duluan di sta Tebet adalah yg ke Bogor jadilah saya naik KRL ini. Memang KRL ke arah Bogor lebih penuh dibanding yang hanya sampai Depok.

Saya mengambil posisi dekat dengan pintu supaya mudah keluar, tapi terdesak sedikit masuk. Apadaya memang seperti inilah nasih naik KRL dengan keinginan pulang cepat harus sedikit pengorbanan berdesak desakan. Penumpang pun semakin penuh sesak ketika kereta berhenti di sta Pasar Minggu.

Di kiri depan saya berdiri seorang mbak yg tingginya setelinga saya, di kiri belakang si mbak berdiri seorang pemuda yang kira-kira lebih tinggi dari saya sedikit. Keadaan yg berdesakan memaksa kami bertiga mencari pegangan seadanya. Tiang yg berada di samping kursi lah yg akhirnya menjadi andalan kami, si mbak bersandar ke tiang, saya memegang bagian tengah tiang, dan si mas (karena lebih tinggi dan menghindari kepala2 kami) memegang tiang bagian atas...walhasil tangannya pun tepat berada di atas kepala si mbak.

Si mbak terlihat sangat tidak nyaman dengan kondisi tersebut, mungkin untuk mengusir rasa tidak nyamannya mulailah jarinya beradu dengan tuts keyboard HP. Dan mengetik "Baru jalan dari pasar minggu nih, penuh banget, mana bau keti lagi". Tanpa sepengetahuan si embak dan mungkin karena beliau posisinya berada di depan saya jadi saya bisa membaca sms yg dia ketik tanpa harus menggeserkan kepala saya, dan saya berpikir emang KETI siapa yg bau ya ?? [karena saya sendiri tidak mencium bau keti]. Dan saya langsung tersenyum setelah melihat bahwa diatas kepala si mbak bertenggerlah ketiak si mas yg tangannya berpegangan pada tiang tempat si mba bersandar.
Saya semakin terkejut ternyata si mas tanpa menggeser kepalanya juga bisa MEMBACA sms si mba, dan dengan aksi yg sedikit malu malu dan sembunyi-sembunyi si mas mulai membaui keti nya.

Dan setiap si mba mulai memencet tuts HP nya si mas dengan sigap mengarahkan mata ke layar HP si mba....

Sampailah kereta di sta Pondok Cina, saya masih menahan ketawa pun segera melangkah ke arah pintu dan secara tidak sengaja saya mengarah ke KETI si mas....dan ternyata memang ada hutan belantara di sana....

Kamis, 18 Maret 2010

Better View

This what i see everyday from my working desk (8 to 5, 5 days in a week)















And this what i see from my brown sofa
(2 days in a week, maybe less)















Menurut saya dua-duanya merupakan pemandangan yang indah selama masih bisa menikmati.

Jadi kangen rumah. Katumiri I'm coming

(^o^) V


Minggu, 14 Maret 2010

Don't Rain On My Parade

Rasanya ingin menyanyikan lagu dengan judul diatas dengan suara yang lantang. Don't rain on my parade, on my life, I'll march my band, my instrument my soul my body. So my parade will success and have a standing ocation.

Entah bagaimana mengartikan sebuah masalah. Apakah masalah itu sebuah tempelak atas perbuatan yang pernah saya lakukan atau Apakah masalah itu sebuah ujian untuk melihat pemahaman saya terhadap ajaran Tuhan.

Ternyata hati saya masih rapuh, ketika menjumpai situasi yang sangat bertentangan dengan harapan, langsung seperti kejatuhan benda yang berat yang seketika meremukkan perasaan.

Kekecewaan datang dan pergi, ketika sudah mulai melepaskan kekecewaan itu, muncul kekecewaan yg lain. Semakin hari semakin parah pula kekecewaan yang datang. Semakin besar dan semakin meremukkan.

Pengen berdiri tegak meskipun kekecewaan itu akan selalu datang, tapi pasti akan berlalu dan menjadi sesuatu yang bisa dibilang "Aahh gitu doank"

Dear God, help me to keep my parade going on, give me strength to face it all.

Semoga apa yang telah dilakukan bisa menjadi sesuatu yang sangat berguna bagi mereka daripada bagi kami





Jumat, 12 Maret 2010

Pesan Sang Masinis

Pesan penggembira Sang Masinis kereta Express Depok - Tanah Abang 07.41 dari Pocin
"Sebentar lagi anda akan memasuki Stasiun Sudirman, jangan lupa tiket dan barang-barang bawaan anda, jangan sampai ketinggalan di rangkaian, selamat menjalani aktivitas anda, sukses menyertai anda, gud lakssss....be carepulll"

Tenkyu pak masinis....you give a brighter morning day for me

Senin, 08 Maret 2010

New Place New Friend New Activity

Akhirnya keinginan untuk bekerja di perusahaan telekomunikasi tercapai (pencapaian cita-cita memang tidak dibatasi umur). Meskipun berada di bagian IT yang notabene di perusahaan telekomunikasi lain rata-rata cowok, saya mendapat kesempatan tersebut. 1 team 4 cowok 1 cewek (it's me).

Sampai hari ke 6 bekerja saya masih di tahap belajar. Dan pekerjaan ini benar-benar seperti keinginan saya klo bekerja kantoran (semoga selamanya seperti ini). Tepat waktu 8 to 5, tiap 7.45 ada musik penyemangat 'cek baby cek....one two three'. Istirahat jam 12 - 1, ga pake ngaret semuanya on time. Diberi keleluasaan dalam berkreatif (belum sampai tahap ini sih, masih bingung), yang paling disenangi adalah...ada sistem shift (mendukung penyelesaian thesisku yang berada di zona injury time) dan KERJAAN TIDAK MUNGKIN DIBAWA PULANG hehehehehe. Karena berkaitan dengan data yg ada di server, klo pun mo bawa pulang kerjaan...prosesnya susah, jadi mending di kantor.

Ketidaknyamanan sampai hari ke 6 adalah tiap datang melalui security check selalu dibilang "Pagi bu, mau kemana ? " "Ke lantai 9 Pak" "Mau bertemu siapa bu ?" "Saya karyawan pak" "Loh id card nya mana, ketinggalan ya !" "Baru masuk pak, belum dapat id card" "Oh begitu, sekarang ibu harus ke security, lewat situ ya bu nanti tinggal ktp untuk diberi id card sementara" "iya pak terimakasih"

Memang demi keamanan, tapi klo tiap hari diinterogasi kayak gini, bisa-bisa itu kartu dibawa pulang aja. Klo kata si bos "Udah ce kartunya bawa pulang aja biar ga bolak-balik ke security" "lah kan ninggal KTP pak, entar klo ditangkap ga punya KTP bisa dipulangnya alias di deportasi pak" "Ya kasih aja id cardnya"

???!!!!